Ankara: Penipuan berkedok rekrutmen di industri kripto kian menjadi perhatian. Bursa opsi kripto Deribit mengingatkan bahwa para pelaku kini tak lagi sekadar menyebar pesan mencurigakan, melainkan menyamar sebagai perekrut profesional untuk mengincar pencari kerja, terutama pengembang dan tenaga senior di sektor aset digital.
Modus Perekrut Palsu Menyasar Pencari Kerja
Chief Information Security Officer Deribit, Anthony Sweeney, mengatakan pola penipuan semacam ini kerap lebih dulu muncul di ekosistem kripto sebelum kemudian merembet ke industri lain. Menurut dia, para pelaku memanfaatkan profil LinkedIn palsu dan mengaku berasal dari perusahaan ternama, termasuk Deribit, lalu menawarkan posisi dengan gaji tinggi kepada calon korban.
Setelah membangun komunikasi awal, penipu biasanya mengarahkan korban ke proses seleksi yang tampak meyakinkan. Salah satu triknya adalah meminta korban mengerjakan tes penilaian daring yang ternyata dirancang untuk menyusupkan malware ke perangkat korban. Dari situ, pelaku bisa mencuri data pribadi maupun informasi sensitif lainnya.
Iming-iming Saham Murah hingga Pertemuan Tatap Muka
Selain lewat lowongan palsu, para penipu juga menawarkan saham perusahaan dengan harga diskon sebagai fasilitas eksklusif sebelum korban resmi bergabung. Skema itu dibuat agar tampak seperti kesempatan langka. Namun, setelah uang dikirim, saham yang dijanjikan tidak pernah diberikan.
Dalam sejumlah kasus, penipu bahkan mengatur pertemuan langsung untuk menandatangani kontrak kerja. Mereka kemudian meminta korban membawa laptop pribadi atau laptop kantor. Permintaan ini membuka peluang bagi pelaku untuk mengakses dan mencuri data penting yang tersimpan di perangkat tersebut.
Ancaman yang Terus Berevolusi
Deribit menilai pola ini menunjukkan bahwa kejahatan siber di sektor kripto terus berevolusi mengikuti kebiasaan rekrutmen modern. Targetnya bukan hanya uang, tetapi juga akses ke jaringan, dokumen, dan identitas digital korban. Bagi pelaku, menyamar sebagai perekrut adalah cara yang efektif karena memanfaatkan kepercayaan dan harapan para pencari kerja yang tengah aktif melamar.
Source link

