JAKARTA — Kepergian aktor senior Ray Sahetapy meninggalkan duka mendalam di dunia hiburan Tanah Air. Pemeran yang dikenal luas lewat sejumlah film dan karya layar lebar itu meninggal dunia pada Selasa, 1 April 2025, pukul 21.04 WIB, dalam usia 68 tahun. Kabar duka ini dibenarkan keluarga, yang menyebut kondisi Ray memang telah lama menurun akibat sejumlah komplikasi kesehatan.
Sudah lama berjuang melawan penyakit
Adik Ray Sahetapy, Charly Sahetapy, mengungkapkan bahwa sang aktor mengidap diabetes sejak 2017. Kondisi itu kemudian diperberat oleh serangan stroke pada 2023. Sejak saat itu, kesehatan Ray terus menjadi perhatian keluarga. Berbagai upaya medis telah ditempuh, namun keadaan fisiknya tak kunjung pulih sepenuhnya.
Menurut Charly, kondisi Ray memburuk setelah ia tersedak dan mengalami gangguan pada paru-paru. Dari situ, situasi kesehatannya bergerak semakin sulit dikendalikan. Keluarga sempat membawa Ray ke beberapa rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, tetapi perkembangan yang diharapkan belum juga datang.
Masuk ICU karena gangguan pernapasan
Dalam masa perawatan terakhirnya, Ray bahkan sempat dirawat di unit perawatan intensif atau ICU akibat masalah paru-paru dan kesulitan bernapas. Meski sempat menunjukkan perbaikan, kondisi itu tidak bertahan lama. Pada akhirnya, Ray Sahetapy mengembuskan napas terakhirnya setelah melalui rangkaian komplikasi yang terus melemahkan tubuhnya.
Kepergian Ray menutup perjalanan panjang seorang aktor yang selama ini dikenal lewat karakter-karakter kuat di layar. Di balik kabar duka itu, keluarga masih disibukkan dengan persiapan pemakaman dan menunggu kedatangan anggota keluarga dari luar negeri.
Dimakamkan di Tanah Kusir
Jenazah Ray Sahetapy rencananya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, pada Jumat, 4 April 2025. Keluarga masih menanti kedatangan anak ketiganya, Surya Sahetapy, dari Amerika Serikat. Surya diperkirakan tiba pada Kamis sebelum prosesi pemakaman dilaksanakan.
Dalam suasana kehilangan itu, keluarga berharap seluruh rangkaian perpisahan dapat berjalan dengan baik. Ray Sahetapy pergi setelah perjuangan panjang melawan sakit yang dideritanya selama bertahun-tahun. Source link

