Kemacetan panjang kembali mewarnai arus balik dan wisata di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, pada H+2 Lebaran, Rabu dini hari. Jalur yang mengarah ke Malangbong itu dipadati kendaraan pemudik yang masih memilih melintas, terutama mereka yang hendak menuju kawasan wisata. Situasi serupa juga terjadi di Jalan Raya Bandung arah Garut, dengan kendaraan tampak tersendat dan berjejal di sejumlah titik.
Polisi Terapkan Buka-Tutup
Untuk meredakan kepadatan, polisi memberlakukan sistem buka-tutup di lokasi kemacetan. Langkah ini dilakukan dengan membuka satu lajur bagi kendaraan dari arah Jakarta, atau pola one way lokal, guna memperlancar arus yang menumpuk di Nagreg. Meski upaya penguraian terus dilakukan, antrean kendaraan masih belum sepenuhnya terurai hingga laporan ini diterima.
Jalur Wisata Masih Jadi Pilihan
Padatnya arus di kawasan tersebut tak lepas dari masih tingginya mobilitas pemudik pada masa libur Lebaran. Banyak pengendara disebut tetap memilih jalur Nagreg karena menjadi akses utama menuju wilayah timur Bandung hingga Garut dan kawasan wisata di sekitarnya. Kondisi ini membuat kepolisian harus bergerak cepat agar kemacetan tidak meluas ke ruas lain.
Sesuai sumber dari kumparan.com, kepadatan di Nagreg dan sekitarnya masih terjadi meski petugas di lapangan terus berupaya mengatur arus kendaraan.

