Cerita Ivan Gunawan: Puasa Ramadan Pertama Setelah 43 Tahun
Ivan Gunawan mengaku menjalani Ramadan kali ini dengan pengalaman yang berbeda. Di usia 43 tahun, perancang busana dan presenter itu menempatkan puasa bukan sekadar sebagai rutinitas ibadah, melainkan juga sebagai ruang untuk melatih kesabaran di tengah derasnya arus informasi dan emosi di media sosial.
Berdoa agar lebih sabar menghadapi zaman
Ivan mengatakan, ia kerap memohon kepada Allah agar diberi kesabaran yang lebih luas dalam menghadapi berbagai tantangan zaman sekarang. Baginya, media sosial sering kali menjadi ruang yang mudah memancing reaksi, terutama saat melihat beragam konten yang berseliweran setiap hari. Karena itu, ia berusaha menjaga diri agar tidak mudah terseret emosi dan tetap tenang dalam menyikapi banyak hal.
Sikap itu, menurut Ivan, menjadi penting agar ia tidak kehilangan fokus dalam menjalani keseharian dan pekerjaannya. Di tengah situasi yang serba cepat, ia memilih untuk lebih banyak menahan diri dan mengarahkan perhatian pada hal-hal yang membawa ketenangan.
Mencari dukungan dan energi positif
Selain soal kesabaran, Ivan juga menyinggung pentingnya dukungan cinta dari orang-orang di sekitarnya. Ia merasa dorongan dari banyak pihak memberi pengaruh besar terhadap semangatnya untuk terus bekerja dan berkarya. Bagi Ivan, energi positif dari lingkungan sekitar ikut menjaga langkahnya tetap stabil di tengah tekanan dan tuntutan pekerjaan.
Ia pun berharap tetap diberi kreativitas dan kekuatan dari Allah agar bisa terus menghasilkan karya baru yang bermanfaat. Dengan menjaga pikiran pada hal-hal yang positif, Ivan ingin menjadikan Ramadan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri sekaligus memperkuat komitmennya dalam berkarya.
Source link

