Tuesday, June 16, 2026
HomeLifestylePesona Turyapada Tower: Destinasi Wisata Baru di Bali Utara

Pesona Turyapada Tower: Destinasi Wisata Baru di Bali Utara

Pesona Turyapada Tower, Wajah Baru Wisata Bali Utara

Bali Utara kini punya magnet baru yang tak hanya menjanjikan pemandangan luas, tetapi juga membawa harapan ekonomi bagi Kabupaten Buleleng. Turyapada Tower tampil sebagai destinasi yang memadukan fungsi infrastruktur siaran dengan daya tarik wisata, dari ketinggian yang memperlihatkan bentang alam pegunungan, danau, hingga garis pantai dari barat sampai timur.

Di lokasi ini, pengunjung dapat menikmati panorama Danau Beratan, Tamblingan, dan Buyan, sekaligus melihat hamparan hutan serta perbukitan yang mengelilinginya. Kehadiran fasilitas seperti planetarium, skywalk, restoran putar 360 derajat, restoran statis, dan jembatan kaca membuat Turyapada Tower tidak sekadar menjadi menara pandang, melainkan ruang wisata yang dirancang untuk menarik kunjungan lebih lama.

Dianggap Punya Daya Saing Global

Gubernur Bali Wayan Koster menyebut Turyapada Tower memiliki potensi untuk bersaing dengan menara ikonik dunia, seperti Tokyo Tower, Menara Eiffel, Macau Tower, dan Toronto Tower. Menurut dia, keberadaan kawasan ini dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Bali Utara, sekaligus membantu menciptakan keseimbangan pembangunan di Pulau Dewata yang selama ini lebih terkonsentrasi di wilayah selatan.

Optimisme itu bertumpu pada posisi Turyapada Tower yang tidak hanya menawarkan pengalaman visual, tetapi juga konsep kawasan yang diharapkan mampu menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitarnya. Dari sudut pandang pembangunan daerah, menara ini diproyeksikan menjadi titik tumbuh baru bagi sektor pariwisata dan layanan pendukungnya.

Dari Aspirasi Warga hingga Infrastruktur Siaran

Turyapada Tower dibangun atas aspirasi kuat masyarakat Kabupaten Buleleng. Salah satu tujuan awalnya adalah memperluas jangkauan siaran televisi digital di wilayah utara Bali yang sebelumnya kerap kesulitan menerima sinyal televisi tanpa parabola. Dengan begitu, menara ini membawa fungsi dasar yang penting bagi kebutuhan informasi warga.

Perancangannya melibatkan tim dari Fakultas Teknik Universitas Udayana. Bangunan monumental ini dirancang agar memiliki usia pakai yang sangat panjang, setidaknya 500 tahun. Dengan perpaduan fungsi teknis dan wisata, Turyapada Tower kini diposisikan sebagai simbol baru Bali Utara: menghubungkan kebutuhan komunikasi publik sekaligus membuka ruang bagi pertumbuhan pariwisata yang lebih merata.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer