Saturday, August 15, 2026
HomeEkonomiIHSG Sesi I Rekor 6.500, Saham ESSA, SMGR, dan MBMA Menguat

IHSG Sesi I Rekor 6.500, Saham ESSA, SMGR, dan MBMA Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor pada perdagangan sesi I, Selasa, 22 April 2025. Hingga jeda siang, indeks menguat 0,89 persen atau 57,52 poin ke level 6.503,49, setelah bergerak dalam rentang 6.428 hingga 6.511. Nilai transaksi pada sesi tersebut tercatat mencapai Rp 4,77 triliun.

Penguatan ditopang saham material dasar

Penguatan IHSG terutama ditopang oleh sektor material dasar yang melesat 3,08 persen. Di belakangnya, sektor energi dan infrastruktur juga ikut menopang pergerakan indeks. Meski begitu, tidak semua sektor bergerak searah. Sejumlah kelompok saham justru terkoreksi, termasuk konsumer nonprimer, teknologi, dan kesehatan.

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai IHSG masih berada dalam fase penguatan, seiring pelebaran positive slope pada indikator MACD. Namun, Stochastic RSI sudah berada di area overbought, yang menunjukkan ruang kenaikan mulai terbatas dalam jangka pendek.

ESSA, SMGR, dan MBMA ikut bergerak positif

Di tengah penguatan indeks, beberapa saham mencuri perhatian karena mencatat kenaikan signifikan. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) sama-sama bergerak di zona hijau sepanjang sesi perdagangan.

Untuk perdagangan berikutnya, Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG masih akan bergerak dalam kisaran 6.475 hingga 6.525. Dengan posisi indeks yang sudah menembus level 6.500, arah pergerakan pasar pada sesi selanjutnya akan sangat ditentukan oleh kemampuan saham-saham penopang mempertahankan momentum, terutama dari kelompok material dasar dan energi.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer