Le Jardin Poetique menjadi panggung terbaru Phangsanny untuk menunjukkan bahwa busana pengantin tak selalu harus tampil kaku. Dalam peragaan yang digelar pada Sabtu, 3 Mei 2025, pukul 06.30 WIB di Tirtha Bali, desainer yang dikenal lewat rancangan wedding dress itu menghadirkan koleksi bernapas romantis dengan latar matahari terbenam yang memberi nuansa hangat dan dramatis.
Romansa, feminitas, dan detail yang dibangun cermat
Phangsanny menyebut koleksi ini sebagai perayaan cinta, romansa, dan ke-femininan perempuan. Gagasan itu diterjemahkan lewat 41 busana yang terdiri atas gaun pesta dan gaun pengantin, dengan perpaduan desain klasik dan sentuhan modern yang terasa lebih halus. Warna-warna lembut, termasuk semburat pink kekuningan yang menyatu dengan langit senja, memperkuat kesan puitis yang ingin dibangun sejak awal pertunjukan.
Di atas runway, para model memperlihatkan gaun-gaun mewah yang dirancang dengan perhatian pada detail. Korset build-in, kristal, hiasan tangan, hingga kelopak bunga menjadi elemen yang paling menonjol dan memberi karakter pada tiap busana. Alih-alih sekadar menampilkan kemewahan, koleksi ini menekankan siluet yang anggun, lembut, dan terasa timeless.
Runway 90 meter dan atmosfer taman impian
Selain koleksi busana, penataan acara ikut membentuk pengalaman visual yang kuat. Phangsanny juga menggelar solo fashion show di runway sepanjang 90 meter, yang menjadi ruang untuk memperlihatkan bordir dan garis potong khas rancangannya secara lebih dekat. Di tengah dekorasi taman yang indah, pertunjukan itu menghadirkan suasana seperti memasuki kebun impian yang dipenuhi elemen romantis.
Koleksi Le Jardin Poetique kini bisa ditemui di butik Phangsanny di Sanur, Ubud, dan Kelapa Gading, Jakarta. Gelaran ini juga tak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Tirtha Bali, Oxone, Designmill, dan Perpetual Films. Dalam konteks yang lebih luas, peragaan seperti ini ikut menambah warna ekosistem mode Indonesia, sejalan dengan ajang lain seperti Ramadan Runway 2025 yang turut melibatkan sejumlah desainer ternama.
Jejak yang ingin terus dibangun
Melalui koleksi ini, Phangsanny kembali menegaskan posisinya di ranah busana pengantin: elegan, detail, dan punya identitas visual yang kuat. Di tengah banyaknya pilihan gaun modern, ia memilih jalur yang lebih puitis—menghadirkan busana yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga dirancang untuk meninggalkan kesan yang bertahan lama.
Source link

