Chelsea meraih kemenangan penting 3-1 atas Liverpool di Stamford Bridge dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Enzo Fernandez, bunuh diri Jarell Quansah, dan penalti Cole Palmer menjadi penentu kemenangan The Blues, sedangkan Liverpool hanya mampu membalas lewat Virgil van Dijk. Kemenangan ini tidak hanya menghangatkan persaingan di papan atas klasemen, tetapi juga mengakhiri periode empat tahun tanpa kemenangan Chelsea atas Liverpool di liga. Hasil ini juga menarik karena menjadi pertandingan pertama Liverpool setelah meraih gelar juara Liga Primer Inggris 2024/2025. Bagi Chelsea, kemenangan ini membawa mereka menyamai perolehan poin Newcastle United di peringkat keempat dan menjaga asa lolos ke Liga Champions musim depan tetap menyala.
Dalam babak pertama, Chelsea memulai dengan cepat dan mendominasi permainan. Mereka berhasil membobol gawang Liverpool dalam tempo singkat melalui gol Enzo Fernandez. Meskipun Liverpool mencoba merespons, namun Chelsea tetap unggul. Di akhir babak pertama, gol Chelsea dianulir setelah tinjauan VAR, yang menjaga kedudukan 1-0 untuk Chelsea.
Babak kedua dimulai dengan gol bunuh diri dari Jarell Quansah yang membuat skor menjadi 2-0 untuk Chelsea. Liverpool berusaha memberikan respons dengan gol dari Virgil van Dijk pada menit ke-85. Namun, penalti yang berhasil dieksekusi oleh Cole Palmer di menit akhir memastikan kemenangan 3-1 untuk Chelsea. Kemenangan ini sangat berarti bagi Chelsea dalam upaya mereka untuk memperebutkan tiket Liga Champions musim depan.
Dengan kemenangan ini, Chelsea telah mengumpulkan 63 poin dari 35 pertandingan, menyamai poin Newcastle United di peringkat keempat. Hasil ini juga memutus kutukan Chelsea yang selama 10 pertemuan terakhir tidak pernah mengalahkan Liverpool. Selain itu, keberhasilan Cole Palmer kembali mencetak gol setelah puasa gol yang cukup lama menjadi sorotan dalam pertandingan ini. Kemenangan Chelsea juga menghangatkan persaingan di papan atas klasemen Liga Primer Inggris dan menjadikan perlombaan tiket Liga Champions semakin menarik. Semua ini menunjukkan momentum positif yang dimiliki Chelsea di fase krusial akhir musim ini.

