India melancarkan serangan ke sembilan lokasi di Pakistan dan Kashmir Pakistan pada Rabu, dalam eskalasi baru yang langsung memicu bantahan keras dari Islamabad. Pemerintah India menyebut operasi itu ditujukan ke kamp-kamp teroris. Namun, Pakistan menolak klaim tersebut dan menegaskan lokasi yang dihantam justru wilayah sipil. Di tengah saling tuding itu, sedikitnya tiga warga sipil dilaporkan tewas, termasuk seorang anak.
Pakistan sebut dua masjid ikut terkena rudal
Menurut keterangan Pakistan, serangan India terjadi di sembilan titik yang tersebar di Pakistan dan Kashmir Pakistan. Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif menyatakan, tidak ada indikasi lokasi-lokasi itu merupakan kamp militer. Ia menegaskan semua titik yang diserang adalah area sipil.
Seorang juru bicara militer Pakistan bahkan menyebut dua masjid termasuk di antara bangunan yang terkena serangan rudal. Pernyataan ini memperkuat tuduhan Islamabad bahwa India tidak hanya menyerang sasaran yang dibenarkan secara militer, tetapi juga fasilitas sipil yang sensitif.
Warga di perbatasan dengar ledakan dan tembakan
Di sisi lain, warga di perbatasan Kashmir India melaporkan suara ledakan keras dan tembakan di dua lokasi yang diserang. Mereka mengatakan rudal ditembakkan dari wilayah udara India sendiri. Kesaksian ini bertolak belakang dengan penjelasan India yang menyebut operasi tersebut sebagai upaya menghantam jaringan teroris.
Situasi di Srinagar, India, juga dilaporkan tegang setelah serangan itu berlangsung. Ketegangan di kawasan perbatasan kembali meningkat, sementara masing-masing pihak mempertahankan versinya sendiri atas sasaran dan dampak serangan.
Korban sipil dan saling bantah
Korban jiwa menjadi sorotan utama dari serangan ini. Pakistan menyebut tiga warga sipil tewas, termasuk seorang anak. Angka itu menambah tekanan terhadap India, yang sejauh ini tetap menyatakan target operasinya adalah kamp-kamp teroris.
Namun, bantahan dari Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif membuat narasi kedua negara semakin berseberangan. Di tengah situasi yang masih panas, belum ada tanda bahwa perbedaan klaim itu akan segera mereda.
Source link

