JAKARTA — Kabar putusnya Arafah Rianti dan Steven Wongso sempat mengejutkan publik, terlebih pasangan ini selama ini kerap terlihat baik-baik saja di hadapan penggemar. Namun, dalam penjelasannya, Arafah menegaskan bahwa perpisahan tersebut bukan dipicu pertengkaran besar, melainkan karena keduanya memang tidak lagi sejalan.
Arafah menyebut keputusan itu diambil setelah melalui pertimbangan matang. Ia menilai hubungan mereka berjalan dengan baik, tetapi pada akhirnya ada perbedaan yang membuat keduanya memilih berpisah. Meski tak lagi bersama, Arafah mengatakan komunikasi di antara mereka tetap terjaga dengan baik.
Berpisah tanpa drama
Dalam wawancara itu, Arafah menekankan bahwa perpisahan mereka berlangsung secara dewasa. Tidak ada konflik besar yang mewarnai akhir hubungan tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya dan Steven masih saling menghormati, meski sudah menempuh jalan masing-masing.
Menurut Arafah, keputusan ini bukan sesuatu yang diambil secara tergesa-gesa. Ia merasa perlu memberi ruang bagi dirinya untuk fokus pada pengembangan diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Dari situ, ia memilih untuk melangkah tanpa menyisakan persoalan yang berlarut-larut.
Fokus pada diri dan masa depan
Arafah juga menyoroti bahwa setiap orang memiliki standar kebahagiaan yang berbeda. Karena itu, ia memilih untuk tidak memaksakan hubungan yang dirasa sudah tidak lagi cocok. Dalam pandangannya, berpisah bukan berarti harus saling menjauh atau memutus hubungan secara buruk.
Ia bahkan mendoakan yang terbaik untuk Steven dan berharap mantan pasangannya itu tetap bahagia. Sikap itu, menurut Arafah, penting agar hubungan yang pernah terjalin tetap dikenang dengan baik tanpa harus diakhiri dengan permusuhan.
Tidak membahas keputusan Steven
Di tengah berbagai spekulasi publik, Arafah juga memilih tidak menyinggung keputusan Steven untuk menjadi mualaf. Ia menghormati keyakinan masing-masing individu dan menegaskan bahwa hal tersebut bukan ranah yang ingin ia komentari lebih jauh.
Dengan penjelasan itu, Arafah mencoba menutup berbagai tafsir liar yang berkembang di media sosial. Baginya, yang terpenting adalah menjaga sikap saling menghargai, meski hubungan asmara mereka sudah berakhir.
Perpisahan ini pada akhirnya memperlihatkan satu hal: tidak semua hubungan berakhir dengan kegaduhan. Bagi Arafah, yang tersisa justru adalah upaya menjaga martabat, komunikasi, dan rasa hormat di tengah keputusan yang tak mudah.
Source link

