Tuesday, June 16, 2026
HomeShowbizChef Akira Back: Transformasi Menu Kuliner Premium Indonesia

Chef Akira Back: Transformasi Menu Kuliner Premium Indonesia

Di tengah menjamurnya restoran premium di Jakarta, ABSteak mencoba mengambil posisi berbeda. Restoran ini tidak sekadar menawarkan potongan daging mahal, tetapi merangkai pengalaman makan yang memadukan tradisi steakhouse Korea dengan sentuhan kreatif Chef Akira Back. Hasilnya, menu yang disajikan terasa lebih berlapis: akrab bagi pencinta steak, namun tetap punya karakter yang kuat.

Sentuhan Chef Akira Back di atas meja

Salah satu menu yang paling menonjol adalah AB Wagyu Pizza. Hidangan ini dibuat dari daging sapi mentah yang disajikan di atas tortilla renyah, lalu dilengkapi aioli, green olives, dan minyak truffle. Kombinasi tersebut memberi kesan mewah tanpa kehilangan unsur kejutan, sekaligus menunjukkan bagaimana ABSteak bermain pada tekstur dan rasa.

ABSteak juga menempatkan kualitas bahan sebagai titik utama. Fokusnya ada pada pemotongan daging premium dan dry-aged beef, dengan pasokan dari produsen terbaik untuk menjaga mutu. Di dapur, teknik dry-aging diterapkan untuk memperkaya rasa sekaligus membuat daging lebih lembut.

Dry-aged beef jadi andalan

Dalam deretan menu unggulan, ada 14 Hari Dry-Aged Picanha dan 45 Hari Dry-Aged T-Bone Steak. Potongan T-bone yang menggabungkan sirloin dan tenderloin itu dirancang menghasilkan tekstur yang juicy, sementara proses pematangan kering memberi karakter rasa yang lebih dalam. Bagi penikmat daging, detail semacam ini menjadi pembeda yang penting.

Meski dikenal sebagai destinasi makan malam, ABSteak juga menyiapkan menu makan siang bagi pengunjung yang waktunya terbatas. Konsep ini membuat restoran tetap relevan bagi mereka yang ingin menikmati sajian premium tanpa harus menunggu agenda makan malam.

Menu makan siang yang tetap berkelas

Menu siang ABSteak disusun cukup variatif, mulai dari steak, hidangan khas Korea, hingga pilihan ala carte. Salah satu yang menonjol adalah Galbi Jim, yakni short ribs yang dimasak selama 24 jam hingga menghasilkan daging super lembut dengan rasa gurih khas Korea. Ada pula Gyu Katsu, wagyu striploin yang digoreng renyah di luar namun tetap juicy di dalam, disajikan bersama salad, miso soup, dan nasi putih.

Untuk pilihan yang lebih lengkap, Namu Meat Sampler menjadi opsi lain dengan tiga jenis daging berbeda, disajikan bersama salad dan banchan platter. Lewat susunan menu seperti ini, ABSteak tampak berusaha menjaga keseimbangan antara kemewahan bahan, teknik memasak, dan kenyamanan makan siang yang ringkas.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer