Ini Dia Anker Recall Model Powerbank Global, Termasuk di Indonesia!
Anker kembali menarik sejumlah model powerbank dari peredaran di pasar global, termasuk Indonesia. Langkah ini diambil setelah perusahaan mendeteksi adanya potensi cacat pada sel baterai lithium-ion yang dipakai di perangkat tersebut. Meski risiko yang ditemukan disebut kecil, Anker memilih menghentikan peredaran produk lebih awal demi mencegah kemungkinan yang lebih besar di kemudian hari.
Empat Model Masuk Daftar Penarikan
Dalam pengumuman terbarunya, Anker menyebut ada empat model yang terdampak, yakni A1257, A1647, A1681, dan A1689. Keempatnya merupakan powerbank dengan kabel bawaan dan kapasitas baterai hingga 20.000mAh. Produk itu dipasarkan dengan nama Anker Power Bank dan Anker Zolo Power Bank.
Masalah ini terungkap setelah Anker menerapkan protokol kontrol kualitas baru pada awal tahun ini. Dari proses itu, perusahaan menemukan adanya potensi gangguan yang bersumber dari salah satu pemasok sel baterai. Hingga kini belum dilaporkan insiden besar, tetapi perusahaan memilih bertindak proaktif.
Pengguna Diminta Segera Mengecek Nomor Model
Bagi pengguna yang merasa memiliki salah satu produk tersebut, Anker meminta agar perangkat segera dihentikan penggunaannya. Nomor model dapat dicek pada bagian bawah atau samping powerbank. Jika nomor yang tertera cocok dengan daftar penarikan, pengguna diminta melanjutkan verifikasi melalui nomor seri yang disediakan dalam formulir online Anker.
Setelah proses verifikasi selesai, konsumen yang unitnya masuk daftar recall dapat memilih kompensasi berupa produk pengganti, voucher belanja, atau pengembalian dana. Anker juga mengingatkan agar perangkat tidak dibuang ke tempat sampah biasa. Baterai lithium-ion memiliki risiko kebakaran yang lebih tinggi, sehingga pembuangan harus dilakukan melalui jalur resmi setelah proses verifikasi.
Bukan Kali Pertama Anker Menarik Produk
Ini bukan pertama kalinya Anker melakukan penarikan produk. Pada September tahun lalu, perusahaan juga menarik beberapa model powerbank karena potensi overheat. Dalam kasus terbaru ini, Anker menegaskan langkah recall diambil sebagai bentuk kehati-hatian atas risiko jangka panjang, bukan karena telah terjadi masalah besar pada pengguna.
Untuk konsumen di Indonesia, Anker menyediakan jalur informasi khusus melalui WhatsApp dan email. Dengan penarikan ini, perusahaan tampak berusaha menjaga kepercayaan pasar di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan perangkat bertenaga baterai.
Source link

