Wednesday, June 17, 2026
HomeCryptoLonjakan Nilai Pasar Euro Stablecoin Naik 44%

Lonjakan Nilai Pasar Euro Stablecoin Naik 44%

Penguatan euro ikut mengerek minat pasar terhadap stablecoin yang dipatok pada mata uang tersebut. Di tengah pergeseran sentimen global atas dolar AS, aset kripto berbasis euro justru mencatat lonjakan nilai yang cukup mencolok pada paruh pertama 2025.

Kapitalisasi pasar naik 44 persen

Data Coindesk yang dikutip oleh Liputan6.com pada Minggu, 29 Juni 2025, menunjukkan nilai tukar euro terhadap dolar AS atau EUR/USD naik 12,88 persen sepanjang semester I-2025. Kinerja itu disebut melampaui indeks Nasdaq dan S&P 500, sekaligus hampir menyamai kenaikan Bitcoin yang tercatat 14,8 persen.

Sejalan dengan penguatan tersebut, Coingecko mencatat kapitalisasi pasar 21 stablecoin yang dipatok pada euro meningkat 44 persen, dari USD 310 juta menjadi USD 480 juta atau sekitar Rp7,7 triliun. Kenaikan ini menandakan permintaan yang semakin besar terhadap instrumen kripto berbasis euro.

EURC Circle jadi pendorong utama

Di antara deretan stablecoin euro, EURC milik Circle menjadi yang paling menonjol. Stablecoin yang terdaftar di Amerika Serikat itu mencatat lonjakan kapitalisasi pasar 138 persen hingga mencapai USD 200,36 juta atau sekitar Rp3,2 triliun.

Pergerakan ini memperlihatkan bahwa pasar tidak hanya mengikuti fluktuasi harga aset kripto utama, tetapi juga mulai memberi ruang lebih besar bagi stablecoin non-dolar. Dalam konteks yang lebih luas, euro yang menguat membuat produk berbasis mata uang tersebut tampil semakin relevan bagi investor kripto.

Masih tertinggal dari stablecoin dolar AS

Meski tumbuh pesat, total kapitalisasi pasar stablecoin euro masih jauh di bawah stablecoin dolar AS. Nilainya disebut berada 1 persen lebih rendah dibandingkan stablecoin dolar AS, yang secara kumulatif mencapai USD 254,88 miliar atau sekitar Rp4,1 triliun.

Coindesk juga menyoroti bahwa euro dan dolar AS sama-sama menyentuh level tertinggi sejak September 2021. Kondisi ini berkaitan dengan perbedaan suku bunga antara Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa, serta pergeseran minat yang lebih luas dari dolar AS.

Di sisi lain, koefisien korelasi 90 hari antara EUR/USD dan Bitcoin naik ke 0,62, level tertinggi sejak Februari 2024. Angka itu menunjukkan hubungan positif moderat antara keduanya, sekaligus memberi sinyal bahwa stablecoin euro kini semakin dilirik sebagai alternatif di tengah pasar yang masih sangat dipengaruhi pergerakan mata uang utama.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer