Pergerakan pasar kripto kembali menunjukkan tekanan pada sejumlah aset utama pada Rabu, 20 Agustus 2025. Dalam perdagangan sehari terakhir, beberapa koin besar tercatat berada di zona merah, meski ada pula yang masih mampu menjaga stabilitas di tengah volatilitas pasar yang belum mereda.
Solana Masih Kuat dalam Sepekan, tapi Harian Tertekan
Solana (SOL) menjadi salah satu aset yang mencuri perhatian karena pergerakannya yang campuran. Dalam 24 jam terakhir, SOL terkoreksi 2,98 persen. Namun, bila dilihat dalam rentang sepekan, aset ini masih menguat 7,47 persen. Saat ini, Solana diperdagangkan di level Rp 2,881 juta per koin.
Pergerakan seperti ini menunjukkan bahwa tekanan jangka pendek belum sepenuhnya menghapus penguatan yang terbentuk dalam beberapa hari terakhir. Di pasar kripto, kondisi semacam ini kerap terjadi ketika sentimen harian berubah cepat, sementara tren mingguan masih dipengaruhi minat beli sebelumnya.
XRP dan Dogecoin Sama-Sama Melemah
XRP turut berada di bawah tekanan. Aset ini turun 5,90 persen dalam 24 jam terakhir dan melemah 11,87 persen dalam sepekan. Harga XRP kini berada di Rp 46.750 per koin, menandakan koreksi yang cukup dalam dibandingkan pekan lalu.
Nasib serupa dialami Dogecoin (DOGE). Token yang kerap bergerak agresif ini merosot 5,11 persen dalam sehari dan turun 10,46 persen dalam sepekan. DOGE saat ini diperdagangkan di Rp 3.433 per token. Dengan pola seperti ini, Dogecoin kembali memperlihatkan karakter volatil yang tinggi, terutama saat pasar kripto bergerak tanpa arah yang kuat.
Stablecoin Bertahan, Jadi Penyeimbang Pasar
Di tengah pelemahan sejumlah aset berisiko, stablecoin Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) tetap bergerak stabil. Keduanya masih berada di level USD 1,00. Meski pergerakannya nyaris datar, USDT tercatat menguat 0,35 persen dan USDC naik 0,40 persen.
Stabilnya dua aset ini menjadi penanda bahwa sebagian pelaku pasar masih menahan diri dan memilih posisi aman sembari mencermati arah berikutnya. Dalam situasi pasar yang bergerak cepat seperti sekarang, ketenangan justru tampak datang dari instrumen yang memang dirancang untuk tidak banyak bergeser.
Source link

