Latihan Gabungan Teater Bunga Penutup Abad: Persiapan Menarik Sebelum Pementasan
Reza Rahadian menaruh harapan besar pada keberlanjutan teater Bunga Penutup Abad sebagai bagian dari ruang tumbuh seni pertunjukan di Indonesia. Bagi dia, panggung teater bukan sekadar tempat tampil, melainkan wadah yang ikut memperkaya pengetahuan dan menjaga kualitas ekspresi berbahasa. Karena itu, ia menilai regenerasi di dunia kesenian pertunjukan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Regenerasi Jadi Kunci di Panggung Teater
Reza menekankan, keberadaan generasi baru penting agar teater tidak berhenti pada satu masa atau satu nama besar. Regenerasi, menurut dia, membuka peluang bagi lahirnya cara-cara baru dalam menyampaikan bahasa yang indah, tanpa kehilangan akar artistiknya. Dalam pandangannya, kesinambungan seperti itu membuat teater tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman.
Bahasa Indonesia Tetap Punya Keindahan
Melalui Bunga Penutup Abad, Reza juga ingin menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia tetap memiliki daya pikat yang kuat. Di tengah derasnya pengaruh bahasa gaul dari media sosial, ia melihat pentingnya menjaga keindahan berbahasa agar tidak tergerus. Ia menegaskan, Bahasa Indonesia bukan bahasa yang kaku atau kuno, melainkan bahasa yang memiliki kekayaan rasa dan ekspresi.
Teater sebagai ruang menjaga identitas
Menurut Reza, panggung teater dapat menjadi ruang yang efektif untuk merawat bahasa sekaligus identitas budaya. Dari sana, penonton tidak hanya disuguhi pertunjukan, tetapi juga diajak kembali melihat Bahasa Indonesia sebagai sesuatu yang hidup, lentur, dan tetap relevan untuk generasi berikutnya. Source link

