Tuesday, June 16, 2026
HomeBeritaPagi Hari, Suasana Sepi di DPR Berlanjut Meski Ada Konflik dengan Polisi

Pagi Hari, Suasana Sepi di DPR Berlanjut Meski Ada Konflik dengan Polisi

Pagi di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (30/8) belum benar-benar tenang ketika petugas Damkar dan TNI meminta massa yang masih berkumpul di depan Gedung DPR RI untuk membubarkan diri. Sekitar pukul 04.00 WIB, suasana di area itu mulai lengang, meski ketegangan belum sepenuhnya reda.

Massa Mulai Menyusut, Api Masih Dipadamkan

Sebagian peserta aksi memilih pergi setelah mendapat imbauan dari TNI dan Damkar. Petugas pemadam juga masih berjibaku memadamkan titik-titik api di sekitar kompleks parlemen yang sempat terdampak kericuhan. Namun, di saat yang sama, kelompok massa lain tetap bertahan di lokasi.

Situasi kemudian kembali memanas di sekitar pagar DPR yang sebelumnya jebol. Titik gesekan paling terlihat berada di dekat tikungan Jalan Gatot Subroto menuju Jalan Palmerah Timur, arah kantor Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Gesekan di Pagar Jebol

Di kawasan itu, massa terus melontarkan molotov ke arah aparat. Polisi merespons dengan gas air mata untuk mengendalikan keadaan. Dalam beberapa momen, gas air mata itu tampak dilemparkan kembali ke arah aparat, membuat situasi di sekitar pagar semakin sulit dikendalikan.

Ketegangan yang berlangsung hingga dini hari itu menegaskan bahwa ruang penyampaian pendapat dalam demokrasi tetap harus dijaga dalam koridor damai. Demonstrasi merupakan hak asasi warga negara, tetapi kebebasan itu semestinya dijalankan tanpa penjarahan maupun perusakan fasilitas umum.

Tuntutan Damai di Tengah Kericuhan

Di tengah situasi yang masih belum stabil, pesan utama yang mengemuka justru sederhana: aspirasi publik perlu disampaikan tanpa mengorbankan ketertiban umum. Ketika aksi berubah menjadi bentrokan, yang tersisa bukan hanya asap dan puing, melainkan juga kerusakan pada ruang bersama yang seharusnya dijaga semua pihak.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer