Jakarta — Kondisi kesehatan ibunda Raffi Ahmad, Amy Qanita, menjadi perhatian setelah keluarga memutuskan membawanya menjalani perawatan di rumah sakit ternama di Singapura. Langkah itu diambil menyusul temuan dokter terkait kondisi yang dinilai membutuhkan penanganan lebih lanjut, termasuk operasi.
Sering pingsan mendadak saat stres
Raffi Ahmad mengungkapkan, sang ibu kerap mengalami pingsan tiba-tiba dan sempat kesulitan bernapas ketika mengalami stres. Menurut dia, kondisi itu berkaitan dengan kurangnya pasokan oksigen ke otak. Meski begitu, Amy disebut masih bisa berkomunikasi dengan jelas dengan keluarga di sela-sela kondisi yang naik turun.
“Mama Amy” sebelumnya juga diketahui mengalami saraf kejepit di kepala serta penggumpalan darah di bagian otak. Dari hasil pemeriksaan itulah dokter di Singapura kemudian menyarankan tindakan operasi.
Dirawat setelah pemeriksaan lanjutan
Sebelum terbang ke Singapura, Amy sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit di Bandung. Namun, setelah melihat kebutuhan pemeriksaan yang lebih mendalam, Raffi akhirnya memilih membawa ibunya ke luar negeri agar penanganannya lebih terarah.
Raffi juga menyampaikan bahwa ibunya kini masih menjalani perawatan intensif usai operasi. Ia membagikan pembaruan terbaru mengenai kondisi Amy, sekaligus menegaskan bahwa keluarga terus mendampingi proses pemulihan tersebut.
Fokus keluarga pada pemulihan
Di tengah situasi itu, keluarga disebut menaruh perhatian penuh pada pemulihan Amy Qanita. Dengan kondisi yang masih dalam pengawasan ketat, setiap perkembangan kesehatannya menjadi perhatian utama, terutama setelah rangkaian pemeriksaan menunjukkan adanya komplikasi di bagian kepala.
Source link

