Tom Holland Kembali Syuting Usai Cedera Otak Ringan
Tom Holland kembali menjadi sorotan setelah insiden kecil di lokasi syuting Spider-Man: Brand New Day sempat menghentikan produksi film tersebut. Aktor asal Inggris yang memerankan Peter Parker itu dilaporkan mengalami gegar otak ringan saat proses pengambilan gambar, sehingga tim produksi bersama Sony sepakat memberi jeda syuting selama satu minggu demi menjaga keselamatannya.
Produksi sempat dihentikan sementara
Keputusan menghentikan syuting diambil sebagai langkah kehati-hatian, mengingat kondisi Holland perlu dipantau lebih lanjut. Meski cedera yang dialami disebut ringan, pihak produksi memilih tidak mengambil risiko. Langkah ini membuat jadwal kerja film bergeser sementara, tetapi produksi tetap diarahkan untuk kembali berjalan sesuai rencana.
Di tengah kabar tersebut, kondisi Holland disebut baik. Ia bahkan masih sempat hadir dalam acara amal The Brothers Trust pada Sabtu lalu. Kehadirannya dianggap meredakan kekhawatiran publik, sekaligus menunjukkan bahwa situasinya tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Jadwal rilis tetap dipertahankan
Meski sempat terganggu, Spider-Man: Brand New Day masih dijadwalkan tayang pada 31 Juli 2026. Film ini disutradarai Destin Daniel Cretton dan kembali menghadirkan sejumlah nama yang sudah akrab dengan semesta Spider-Man, termasuk Zendaya dan Jacob Batalon.
Dari jajaran Marvel, film ini juga diperkuat Mark Ruffalo dan Jon Bernthal. Sementara itu, beberapa pendatang baru seperti Sadie Sink dan Tramell Tillman ikut menambah perhatian terhadap proyek yang sejak awal memang dipantau luas oleh penggemar.
Popularitas Spider-Man Holland tetap jadi tumpuan
Insiden yang menimpa Holland tidak serta-merta mengubah ekspektasi besar terhadap film ini. Dengan dukungan Marvel dan Sony, serta basis penggemar yang sudah terbentuk kuat sejak Holland mengenakan kostum Spider-Man, Brand New Day tetap dipandang memiliki peluang besar di box office. Bagi studio, yang paling penting saat ini adalah memastikan proses produksi kembali berjalan tanpa mengorbankan kondisi pemeran utamanya. Source link

