Tuesday, June 16, 2026
HomeEkonomiPerbedaan Kekayaan Antara Baby Boomers dan Generasi Muda

Perbedaan Kekayaan Antara Baby Boomers dan Generasi Muda

Baby Boomers Menguasai Kekayaan AS, Generasi Muda Masih Tertinggal Jauh

Kesenjangan kekayaan antargenerasi di Amerika Serikat kian mencolok. Di tengah jumlah penduduk muda yang terus bertambah, aset rumah tangga justru masih banyak terkonsentrasi pada generasi yang lebih tua, terutama Baby Boomers. Kondisi ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak selalu berbanding lurus dengan pemerataan kepemilikan aset.

Baby Boomers Pegang Lebih dari Separuh Kekayaan Nasional

Mengacu pada data terbaru yang dikutip Visual Capitalist, total kekayaan bersih rumah tangga di Amerika Serikat mencapai US$163,1 triliun setelah dikurangi utang hipotek. Dari jumlah itu, Baby Boomers yang lahir pada 1946-1964 menguasai US$83,3 triliun, atau lebih dari separuh kekayaan nasional.

Dua sumber utama kekayaan kelompok ini berasal dari aset finansial dan real estate. Posisi mereka semakin kuat karena sebagian besar generasi ini telah lebih dulu masuk ke fase akumulasi aset, ketika harga properti dan instrumen keuangan belum setinggi sekarang.

Gen X Tertinggal, Milenial dan Gen Z Masih Mengejar

Di bawah Baby Boomers, Generasi X yang lahir pada 1965-1980 tercatat memegang kekayaan US$42,6 triliun. Jumlah itu hanya sekitar separuh dari yang dikuasai Baby Boomers. Perlambatan pertumbuhan pendapatan serta dampak kejatuhan dot-com disebut ikut memengaruhi posisi Gen X dalam membangun kekayaan jangka panjang.

Sementara itu, Milenial dan Gen Z yang lahir setelah 1981 baru menguasai US$17,1 triliun. Angka itu terlihat jomplang jika dibandingkan dengan besarnya populasi mereka. Meski demikian, kelompok ini justru lebih banyak menumpukan kekayaan pada aset bisnis pribadi, yang menunjukkan kecenderungan kewirausahaan lebih kuat dibanding generasi sebelumnya.

Harga Properti dan Akses Aset Jadi Penghalang Utama

Ketimpangan ini tidak hanya soal siapa yang lebih dulu kaya, tetapi juga soal peluang yang berbeda antargenerasi. Generasi muda menghadapi harga properti yang tinggi, pasar kerja yang lebih dinamis, serta laju pertumbuhan finansial yang tidak semudah era sebelumnya. Dalam situasi seperti ini, akumulasi aset menjadi lebih lambat, bahkan ketika mereka memiliki jumlah penduduk yang besar.

Perbedaan tersebut juga memunculkan pertanyaan baru mengenai transfer kekayaan antar-generasi, termasuk peran warisan, pajak, dan akses terhadap kepemilikan aset di masa depan. Di tengah dominasi Baby Boomers, generasi muda masih harus mencari jalan yang lebih panjang untuk mengejar ketertinggalan dalam membangun kekayaan rumah tangga.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer