Thursday, July 23, 2026
HomeEkonomiCara Mudah Kurangi Cicilan KPR dengan Mengelola Sampah

Cara Mudah Kurangi Cicilan KPR dengan Mengelola Sampah

JAKARTA — Sampah rumah tangga kini tak lagi sekadar urusan kebersihan. Bank Tabungan Negara (BTN) mencoba mengubahnya menjadi instrumen yang bisa membantu nasabah meringankan cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Melalui program pengelolaan sampah, setiap setoran sampah dari nasabah dapat dikonversi menjadi nilai yang mengurangi angsuran KPR sesuai ketentuan yang berlaku.

Sampah Jadi Pengurang Cicilan

Program ini menjadi salah satu langkah BTN untuk mendukung agenda ekonomi hijau di sektor perumahan, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokusnya tidak hanya pada pembiayaan rumah, tetapi juga pada pengelolaan sampah dan pembangunan berbasis komunitas yang dinilai lebih berkelanjutan.

Direktur Risk Management BTN, Setiyo Wibowo, mengatakan inisiatif tersebut dirancang agar masyarakat memperoleh manfaat ganda: lingkungan lebih terjaga, sementara beban keuangan nasabah ikut berkurang. BTN mendorong penghuni perumahan dan para pengembang untuk memilah sampah dari rumah, lalu menukarkannya menjadi nilai yang bisa dipakai untuk mengurangi angsuran KPR. Semakin banyak sampah yang dikumpulkan, semakin besar pula nilai yang masuk sebagai pengurang cicilan.

Kerja Sama dengan Rekosistem

Skema ini dijalankan melalui kerja sama BTN dengan Rekosistem, perusahaan pengelola sampah berbasis teknologi. Dalam sistem tersebut, sampah yang disetor akan dipilah, dicatat, lalu dikonversi menjadi poin bernama Rekopoin. Nilai poin itu kemudian ditransfer ke rekening BTN milik nasabah untuk membantu pembayaran angsuran rumah.

Ernest Christian Layman dari Rekosistem menegaskan, keterlibatan masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah dapat menekan biaya pengelolaan sekaligus memberi dampak langsung bagi kelestarian lingkungan. Dengan model seperti ini, sampah rumah tangga tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan memiliki nilai ekonomi yang bisa dimanfaatkan.

Selaras dengan Strategi ESG BTN

BTN menempatkan program ini sebagai bagian dari strategi Environmental, Social, and Governance (ESG) yang mereka dorong dalam pembiayaan rumah ramah lingkungan. Di tengah kebutuhan hunian yang terus meningkat, pendekatan semacam ini menjadi upaya agar sektor perumahan tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga memberi manfaat sosial dan ekologis.

Pesona Kahuripan, salah satu perumahan yang sudah menggunakan material ramah lingkungan, ikut mendukung program tersebut. Kawasan ini melibatkan lebih dari 14 ribu warga dan UMKM, sehingga manfaat program diharapkan tidak berhenti pada nasabah KPR, tetapi juga menjalar ke lingkungan sekitar. Dalam praktiknya, sampah dari rumah bukan hanya membantu menekan cicilan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kawasan tempat tinggal.

RELATED ARTICLES

Paling Populer