Pada Sabtu malam, 4 Oktober 2025, Sentul International Convention Center (SICC) berubah menjadi lautan sorak ketika Mariah Carey kembali tampil di hadapan penggemarnya di Indonesia. Konser bertajuk The Celebration of Mimi itu menjadi penampilan ketiga Mariah di Tanah Air, sekaligus salah satu agenda tur internasionalnya tahun ini. Sejak awal, suasana sudah terasa berbeda: ribuan penonton menyambut kemunculannya dengan antusias yang nyaris tak surut sepanjang pertunjukan.
Pembuka yang menegaskan kelas seorang diva
Pertunjukan dibuka dengan rangkaian visual yang menelusuri perjalanan karier Mariah Carey melalui slideshow album-album lamanya. Tak lama kemudian, tepuk tangan dan teriakan penonton pecah ketika lagu pertama mengalun. Mariah tampil mengenakan dress hitam dan langsung memulai set dengan Type Dangerous, lagu dari album terbarunya, Here For It All. Dari lagu pembuka itu, ia seakan ingin menegaskan bahwa konser ini bukan sekadar nostalgia, melainkan juga perayaan atas fase baru dalam kariernya.
Whistle notes, kostum, dan energi panggung
Sepanjang konser, Mariah mempertahankan citranya sebagai penyanyi dengan kontrol vokal yang khas. Whistle notes yang menjadi identitasnya kembali terdengar dan memancing reaksi riuh dari para penonton. Aksi panggungnya tampil glamor namun tetap penuh tenaga, didukung pergantian kostum sebanyak tiga kali yang memberi warna berbeda pada tiap bagian pertunjukan. Para penggemarnya, yang akrab disebut Lambily, terus memberi dukungan dari awal sampai akhir, menciptakan atmosfer yang terasa intim meski dihadiri ribuan orang.
Perpaduan lagu baru dan hits lama
Selain membawakan deretan lagu yang sudah lama melekat di telinga publik, Mariah juga memperkenalkan materi baru dari album terbarunya, termasuk Play This Song dan In Your Feelings. Perpaduan itu membuat konser terasa seimbang: ada ruang untuk kenangan, namun juga ada penanda bahwa Mariah masih terus bergerak dan bereksperimen. Di SICC malam itu, ia tidak hanya mengulang kejayaan masa lalu, tetapi juga memperlihatkan bahwa pesonanya masih bekerja kuat di hadapan publik Indonesia.
Source link

