JAKARTA — Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada sore ini ditutup dengan pergerakan yang masih menunjukkan sisi positif. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG tercatat menguat 0,27 persen, sementara di saat yang sama rupiah justru melemah ke level Rp 16.583 per dolar AS. Kombinasi ini menandakan pasar bergerak dalam arah yang tidak sepenuhnya seragam, dengan saham-saham tertentu menjadi penopang utama penguatan indeks.
Saham-saham penggerak indeks
Di antara saham yang masuk daftar top gainers, Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) mencatat lonjakan paling tinggi. Saham ini naik 67 poin atau 34,72 persen ke posisi 260. Kenaikan tajam juga dibukukan Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) yang menguat 125 poin atau 25,00 persen menjadi 625.
Selain itu, Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) menanjak 250 poin atau 24,88 persen ke level 1.255. Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) turut bergerak naik 490 poin atau 22,69 persen ke 2.650, sedangkan Pakuan Tbk (UANG) menguat 1.175 poin atau 19,83 persen ke level 7.100.
Pasar bergerak dinamis
Deretan saham yang melonjak tersebut memberi gambaran bahwa minat beli investor masih cukup kuat pada sejumlah emiten tertentu. Meski begitu, penguatan IHSG yang tipis menunjukkan pasar belum bergerak serempak, melainkan masih ditopang oleh saham-saham pilihan yang mencuri perhatian perdagangan hari ini.
Pergerakan harga yang tajam pada beberapa emiten juga menegaskan betapa dinamisnya pasar saham domestik. Dalam situasi seperti ini, arah indeks kerap ditentukan oleh saham-saham dengan transaksi aktif dan sentimen yang kuat, sementara rupiah yang melemah menambah lapisan kehati-hatian bagi pelaku pasar. Perlu dicatat bahwa sumber informasi dapat ditemukan di tautan yang terlampir. Source link

