BitMine Immersion, perusahaan pengelola kripto yang dipimpin Tom Lee, kembali menambah porsi Ethereum dalam jumlah besar. Dalam laporan terbaru yang dikutip Yahoo Finance pada Selasa (30/9/2025), kepemilikan Ethereum BitMine kini mencapai 2,65 juta ETH dengan nilai sekitar USD 10,8 miliar atau setara Rp 179,89 triliun.
Tambahan pembelian hampir 235 ribu ETH
Lonjakan kepemilikan itu terjadi setelah BitMine membeli sekitar 234.846 ETH sejak pembaruan terakhir pada 22 September 2025. Nilai akumulasi pembelian tersebut mencapai USD 961,5 juta atau sekitar Rp 16,01 triliun. Langkah ini mempertegas agresivitas BitMine dalam menambah eksposur ke Ethereum di tengah pasar kripto yang masih bergerak dinamis.
Pada Senin sebelumnya, perusahaan itu juga melaporkan total kepemilikan aset kriptonya sudah menembus USD 11,6 miliar atau sekitar Rp 193,14 triliun. Angka tersebut menunjukkan bahwa Ethereum tetap menjadi tulang punggung utama dalam strategi treasury BitMine.
Masih simpan BTC, saham, dan kas tunai
Berdasarkan data per 28 September, BitMine juga tercatat memegang 192 BTC dengan nilai sekitar USD 21,5 juta atau Rp 358,21 miliar. Selain itu, perusahaan menyimpan saham senilai USD 157 juta atau sekitar Rp 2,61 triliun di perusahaan perbendaharaan WLD, Eightco, serta uang tunai tanpa jaminan sebesar USD 436 juta atau sekitar Rp 7,26 triliun.
Di tengah komposisi aset tersebut, Ethereum tetap mendominasi. Kepemilikan 2,65 juta ETH itu setara dengan sekitar 2,2 persen dari total pasokan Ethereum yang beredar saat ini, yakni sekitar 120,7 juta ETH, sebagaimana dilaporkan The Block.
Posisi BitMine di puncak treasury Ethereum
Dengan akumulasi itu, BitMine masih menjadi pemegang treasury Ethereum terbesar saat ini. Di belakangnya ada SharpLink milik Joe Lubin dengan 838.730 ETH, disusul The Ether Machine yang memegang 495.360 ETH, menurut data SER. Persaingan kepemilikan ini menegaskan bahwa Ethereum kian diperlakukan sebagai aset strategis oleh sejumlah pelaku besar di industri kripto.
Source link

