Wednesday, January 14, 2026
HomeEkonomiNegosiasi Utang Whoosh dengan China Masih Berjalan

Negosiasi Utang Whoosh dengan China Masih Berjalan

Perkembangan negosiasi utang kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh antara CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, dan China masih berlangsung. Hal ini diungkapkan Rosan setelah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta. Meskipun hingga saat ini belum ada kesepakatan yang dicapai, Rosan menegaskan bahwa proses negosiasi melibatkan sejumlah kementerian, seperti Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Keuangan, Kemenhub, dan Danantara. Kerja sama lintas kementerian ini bertujuan untuk memastikan kehadiran pemerintah dalam pelayanan transportasi umum, sesuai dengan arahan Presiden.

Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan bahwa ia akan bertanggungjawab atas polemik utang kereta cepat Whoosh dengan membayar utang sebesar Rp 1,2 triliun per tahun. Prabowo juga menyatakan bahwa kereta cepat Whoosh memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, seperti mengurangi kemacetan lalu lintas dan polusi udara. Selain itu, kehadiran kereta cepat Whoosh di Indonesia dianggap sebagai simbol persahabatan antara Indonesia dan China.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir dalam pengembangan transportasi publik nasional. Dalam konteks ini, kereta cepat Whoosh diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat serta menjadikan Indonesia menguasai teknologi yang tepat. Seluruh proses yang berjalan saat ini merupakan langkah nyata bagi pembangunan infrastruktur transportasi yang lebih baik dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer