Pada Kamis (2/10/2025), Ketua DPR Puan Maharani memberikan pidato penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Dalam pidatonya, Puan menekankan pentingnya pegawai pemerintah memiliki tekad kuat untuk menghilangkan budaya kerja yang menghambat pelayanan publik. Ia juga menegaskan bahwa pola pikir lama yang merugikan harus diubah, serta mencerminkan bahwa negara seharusnya mempermudah urusan rakyat bukan mempersulitnya. Dalam Rapat Paripurna ke-7 masa persidangan II, Puan juga menekankan pentingnya orientasi aparatur pemerintah untuk memberikan pelayanan cepat dan tidak lambat dalam beralasan.
Selain itu, Puan juga mengajak anggota DPR untuk memastikan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran dijalankan dengan baik untuk memperkuat kedekatan negara dengan rakyat. Suara rakyat bukan hanya sekadar aspirasi, tetapi juga amanah yang harus diperjuangkan. Ia menyatakan bahwa kebijakan negara haruslah lahir dari pemahaman mendalam terhadap kebutuhan dan realitas masyarakat sehari-hari. Puan juga menekankan bahwa tanggung jawab konstitusional sebagai wakil rakyat harus diemban dengan baik, demi keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat. Dalam fungsi legislasi, DPR harus memastikan undang-undang yang dihasilkan memberi ruang bagi kesejahteraan dan keadilan sosial, dengan memastikan bahwa uang rakyat kembali untuk kepentingan rakyat dan menjaga agar tidak ada penyimpangan yang merugikan rakyat.







