Penguatan sistem jaminan kesehatan nasional dianggap penting untuk meningkatkan efisiensi, kredibilitas, dan pelayanan publik yang berkualitas dan adil. Direktur PT Sansekerta Consulting Group, Atik Heru Maryanti, mengungkap bahwa pemahaman yang mendalam tentang dinamika lembaga dan tantangan sistem jaminan sosial kesehatan di Indonesia sangat penting. Sebagai tokoh yang terlibat dalam transformasi PT Askes menjadi BPJS Kesehatan pada tahun 2014, Atik melihat peran strategis BPJS Kesehatan dalam mewujudkan visi Transformasi Kesehatan Nasional. Dengan pengalaman panjang di sektor kesehatan, tata kelola korporasi, dan latar belakang keuangan yang kuat, Atik menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang efisien dan berintegritas untuk menjaga keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional. Menurutnya, BPJS Kesehatan harus terus bertransformasi menjadi lembaga yang lebih cost-effective, kredibel, dan akuntabel sambil tetap memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Atik juga menyoroti pentingnya pengendalian mutu, pengendalian biaya, serta penghitungan unit cost yang akurat di fasilitas kesehatan. Dalam mencari alternatif sumber pembiayaan, Atik meyakini bahwa universal health coverage yang merata dan berkeadilan dapat terwujud optimal, sejalan dengan prioritas pembangunan nasional Presiden Prabowo. Sebagai informasi tambahan, Atik Heru Maryanti juga memiliki pengalaman luas di berbagai lembaga dan organisasi terkait kesehatan dan keuangan.







