Fakta Unik Lagu “Selama Ku Bernafas” Anggi Marito feat. Andi Rianto: Begitu Personal hingga Membuat Sang Penyanyi Menangis
Tak semua lagu bisa dibawakan dengan jarak aman oleh penyanyinya. Bagi Anggi Marito, Selama Ku Bernafas justru menjadi salah satu karya yang paling sulit dinyanyikan tanpa terbawa perasaan. Dalam sebuah listening session, Anggi tampak sangat tersentuh ketika lagu itu diputar hingga tak kuasa menahan air mata. Reaksi itu bukan sekadar spontan, melainkan cerminan kedekatan emosionalnya dengan lagu tersebut.
Anggi mengakui, lagu itu menyimpan makna yang sangat personal. Setiap kali ia membawakan Selama Ku Bernafas, emosi yang sama kerap kembali muncul. “Aku juga menangis saat itu, jadi sampai hari ini kalau aku bawakan lagu ini, selalu ada air mata yang menetes. Jadi, aku hanya membawakan lagu ini di momen-momen spesial karena pasti akan membuatku menangis,” ujar Anggi Marito.
Lagu yang sulit dipisahkan dari emosi
Pernyataan Anggi memperlihatkan bahwa Selama Ku Bernafas bukan sekadar lagu dalam daftar repertoarnya. Ada pengalaman batin yang melekat kuat, membuatnya tidak bisa membawakan lagu tersebut dengan datar. Dalam situasi seperti itu, panggung justru menjadi ruang yang membuka kembali perasaan yang pernah ia simpan.
Karena itulah, Anggi memilih tidak membawakan lagu ini di setiap kesempatan. Ia hanya ingin menyanyikannya pada momen tertentu, ketika ia siap berhadapan dengan emosi yang memang tidak mudah dikendalikan. Keputusan itu menunjukkan betapa besar arti lagu tersebut dalam perjalanan musikalnya.
Makna yang membuatnya tetap membekas
Respons Anggi saat mendengar lagu itu juga memberi gambaran bahwa sebuah karya bisa memiliki daya hidup yang panjang, bukan hanya di telinga pendengar, tetapi juga di hati penyanyinya. Untuk Anggi, Selama Ku Bernafas tampaknya menjadi lagu yang selalu mengembalikan ingatan pada momen tertentu, sampai air mata pun ikut hadir.
Di balik aransemen dan penampilannya bersama Andi Rianto, lagu ini menyimpan sisi lain yang tidak selalu tampak di permukaan: hubungan emosional yang begitu kuat antara penyanyi dan karya yang dibawakannya. Itulah yang membuat Selama Ku Bernafas terasa berbeda, bukan hanya sebagai lagu, tetapi sebagai pengalaman personal yang terus hidup setiap kali dinyanyikan.
Source link

