Berpindah platform streaming musik bisa jadi ribet karena harus memindahkan atau membuat ulang playlist. Namun, Spotify kini memudahkan proses tersebut dengan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk mengimpor playlist langsung dari platform lain seperti YouTube Music atau Apple Music tanpa harus keluar dari aplikasi. Fitur tersebut bekerja berkat integrasi dengan TuneMyMusic, layanan pihak ketiga yang memungkinkan pengguna untuk memindahkan library dari berbagai platform musik besar. Pengguna hanya perlu masuk ke tab “Your Library” di aplikasi Spotify, lalu pilih “Import your music” untuk membuka TuneMyMusic lewat in-app browser. Dari sana, pengguna bisa menghubungkan akun platform streaming lain untuk mentransfer daftar lagu atau playlist ke Spotify.
Namun, fitur ini diluncurkan setelah Spotify baru-baru ini menaikkan harga berlangganan mereka. Tier termurah sekarang disebut Lite dengan harga Rp59.900 per bulan, memiliki kualitas audio 160 Kbps dan tidak dapat digunakan offline. Sementara tier Standard dengan keuntungan mirip tier individual sebelumnya dibanderol Rp79.900 per bulan. Ada juga tier tertinggi Platinum dengan harga Rp119.000 per bulan untuk audio lossless dan fitur AI tambahan. Kenaikan harga ini membuat beberapa pengguna mempertimbangkan kembali langganan Spotify mereka, melihat bahwa YouTube Music dan Apple Music kini menawarkan value yang lebih baik.
Pertanyaannya sekarang, apakah pengguna benar-benar membutuhkan fitur transfer playlist dari platform lain ke Spotify, atau sebaliknya? Bagaimana dengan Anda yang masih menggunakan layanan streaming musik ini?







