Pengetahuan tentang santet atau ilmu hitam telah dikenal luas di masyarakat Indonesia dan sering kali dikaitkan dengan praktik yang menyeramkan. Dikatakan bahwa santet merupakan cara untuk mengirimkan energi negatif kepada seseorang, kemungkinan karena rasa benci atau dendam. Dampak dari santet ini seringkali diyakini dapat berdampak langsung pada kesehatan dan bahkan nyawa seseorang. Hal ini membuat banyak orang merasa khawatir dan takut terhadap santet.
Namun, apakah benar santet bisa membunuh seseorang? Menurut pandangan Islam, Buya Yahya memberikan penjelasan bahwa ilmu hitam dan santet memang ada, namun ia menyarankan umat untuk tidak terlibat dalam hal tersebut. Bahkan, orang yang terlalu percaya dan khawatir terhadap santet bisa menjadi lebih rentan terkena dampaknya. Oleh karena itu, disarankan untuk lebih berserah diri kepada Allah dengan memperbanyak doa dan dzikir.
Untuk mencegah santet, Buya Yahya menyarankan untuk mengamalkan beberapa sunah dari Rasulullah SAW sebelum tidur. Membaca Surat Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas, serta ayat kursi adalah beberapa cara yang disarankan untuk melindungi diri dari energi negatif. Beliau juga menyatakan bahwa orang yang masih takut terhadap santet biasanya terlalu sering menonton sinetron, padahal umat Islam diajarkan untuk lebih percaya kepada Nabi Muhammad.
Pesan dari Buya Yahya adalah agar umat tidak terlalu fokus pada hal-hal yang tidak jelas dan menakutkan seperti santet. Lebih baik berserah diri kepada Allah dan memperbanyak amalan-amalan yang baik demi perlindungan diri dari energi negatif. Jadi, alih-alih takut dengan santet, lebih baik memperkuat iman kepada Allah dan Nabi Muhammad.







