Screening film Avatar: Fire and Ash di Los Angeles mendapat sambutan meriah sebelum film ini resmi tayang. James Cameron, sang sutradara, secara khusus muncul dalam video sebelum penayangan untuk menegaskan sikapnya menolak penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk menggantikan peran aktor. Dengan membagikan “resep dapur” produksi film-film Avatar, Cameron ingin menunjukkan bahwa karyanya dibuat melalui kemampuan manusia, bukan AI. Selain itu, sutradara Titanic ini juga memberikan pengakuan kepada para bintang film Avatar, menghargai kerja keras dan kontribusi besar yang mereka berikan.
Dalam sebuah pernyataan, Cameron menyatakan keinginannya untuk memberikan penghargaan yang pantas kepada para pemain Avatar yang sering dianggap hanya sebagai pengisi suara. Film Avatar 2 yang berjudul “The Way Water” terinspirasi dari kehidupan Suku Bajo di Indonesia yang hidup di atas rumah panggung dekat laut dan dikenal sebagai penyelam ulung. Dengan demikian, James Cameron menegaskan bahwa proses produksi film Avatar didasarkan pada kreativitas manusia yang unggul dan bukan berasal dari kecerdasan buatan.







