Pertumbuhan lapangan padel di Indonesia dalam dua tahun terakhir mengalami perkembangan yang signifikan, terutama di area perkotaan seperti Jakarta, Tangerang, dan Bali. Olahraga yang sebelumnya hanya dikenal sebagai olahraga niche kini menjadi semakin populer di kalangan masyarakat. Menurut Indonesia Padel Report 2025, klub padel di Indonesia meningkat hingga 295% dalam setahun terakhir dengan pembangunan 1.580 lapangan padel baru di berbagai wilayah, setara dengan hampir empat lapangan baru setiap hari.
Tren pertumbuhan padel di Indonesia juga tercermin dalam data penggunaan perangkat kebugaran. Menurut Garmin Connect Data Report 2025, aktivitas padel pengguna Garmin di Indonesia meningkat hingga 1.684% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menjadikan padel sebagai olahraga dengan pertumbuhan tercepat sepanjang tahun 2025, melampaui track running dan tenis.
Meskipun di beberapa negara pertumbuhan olahraga padel mulai melandai, di Indonesia kondisinya masih berbeda. Pertumbuhan lapangan dan komunitas padel terus berlangsung pesat, menunjukkan bahwa padel masih berada pada tahap awal ekspansi. Faktor ketersediaan lapangan, munculnya komunitas baru, dan sifat sosial dari olahraga ini mendorong adopsi yang cepat, terutama di kalangan masyarakat perkotaan.
Garmin Connect Data Report 2025 juga menunjukkan bahwa padel berkembang di tengah dominasi olahraga konvensional seperti lari, jalan kaki, dan latihan kekuatan yang tetap menjadi favorit masyarakat. Namun, lonjakan popularitas padel menandai perubahan dalam tren olahraga di Indonesia. Data tersebut menunjukkan bahwa Indonesia saat ini menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan padel paling signifikan, menandakan bahwa masih terdapat kesempatan besar untuk ekspansi lebih lanjut baik dari sisi fasilitas, komunitas, maupun partisipasi pengguna.







