Wednesday, January 14, 2026
HomeLifestylePentingnya Hukum Percaya Ramalan dalam Islam

Pentingnya Hukum Percaya Ramalan dalam Islam

Pada Rabu, 31 Desember 2025, perbincangan seputar ramalan kembali menarik perhatian masyarakat, utamanya terkait dengan ramalan Hard Gumay mengenai perkiraan baik dan buruk yang dianggap akan terjadi pada tahun 2026. Ramalan ini dibahas dalam sebuah podcast bersama Denny Sumargo dan mencakup berbagai topik, termasuk dunia hiburan Tanah Air dan isu-isu alam.

Ramalan tersebut mengundang pertanyaan tentang hukum percaya pada ramalan dalam Islam. Apakah hanya mendengarkan dan menganggapnya sebagai hiburan diperbolehkan, atau apakah itu dapat memengaruhi keimanan seseorang? Ustaz Abdul Somad (UAS) menjelaskan bahwa ramalan dari peramal atau ahli nujum tidak memiliki dasar kebenaran dalam syariat. Bahkan jika ramalan tersebut benar terjadi, itu tetap tidak bisa dijadikan pembenaran dalam Islam.

Menurut UAS, seseorang yang mempercayai ramalan yang disampaikan oleh peramal atau dukun dapat dianggap telah mengingkari ajaran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Hal ini menunjukkan bahwa Islam menolak praktik ramalan karena dapat merusak keyakinan seseorang kepada Allah.

Selain itu, UAS juga menjelaskan hukum merayakan Tahun Baru Masehi dalam Islam, mulai dari asal-usul kalender hingga batasan agar tidak masuk ke dalam ritual ibadah. Hal ini menegaskan pentingnya memahami prinsip-prinsip agama dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer