Wednesday, March 11, 2026
HomeCryptoPerusahaan Stablecoin Rain Diperkuat dengan Pendanaan Rp 4,2 Triliun

Perusahaan Stablecoin Rain Diperkuat dengan Pendanaan Rp 4,2 Triliun

Jepang dan Korea Selatan telah menjadi indikator utama dari pergeseran menuju adopsi stablecoin. Pada bulan Oktober, perusahaan fintech Jepang JPYC meluncurkan stablecoin berbasis yen pertama yang diakui secara hukum di Jepang. Tiga bank besar Jepang, yaitu MUFG, SMBC, dan Mizuho, juga sedang melakukan uji coba terhadap stablecoin dan tokenisasi deposito untuk pembayaran, penyelesaian antar bank, dan layanan keuangan institusional. Pada bulan Desember, Badan Layanan Keuangan secara resmi mendukung proyek percontohan stablecoin yang melibatkan ketiga bank tersebut.

Konglomerat keuangan juga ikut bergerak untuk memperkuat posisi mereka di sektor yang terus berkembang ini. SBI Holdings, misalnya, telah mengungkapkan rencana untuk bekerja sama dengan perusahaan blockchain Startale dalam penerbitan dan infrastruktur stablecoin. Menurut Peneliti Senior HashKey Group, Tim Sun, “Jepang telah melihat penurunan nilai yen selama bertahun-tahun dan mereka tengah mencari cara baru untuk menjaga relevansi mata uang mereka secara global. Stablecoin yen memberikan kesempatan bagi Jepang untuk memperkuat peran yen dalam ekonomi digital, terutama dalam pembayaran dan penyelesaian lintas batas.”

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer