Bank Central Asia Tbk (BCA) mengeluarkan peringatan kepada nasabah terkait modus penipuan menggunakan website palsu yang mengatasnamakan BCA. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn mengatakan bahwa perseroan telah melakukan investigasi terkait laporan nasabah bisnis mengenai transaksi transfer dana. Berdasarkan penelusuran, BCA menyimpulkan bahwa kejadian ini merupakan modus penipuan phishing melalui situs web palsu.
Hera menegaskan bahwa sistem keamanan BCA telah terjamin, namun nasabah tetap diminta untuk berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan. Nasabah disarankan untuk tidak memberikan informasi sensitif seperti Appli Token Key BCA, PIN, OTP, dan password kepada pihak yang tidak berwenang. BCA juga memberikan daftar channel resmi untuk mendapatkan informasi yang sah mengenai layanan perbankan mereka.
Beberapa kasus penipuan melalui website palsu telah dilaporkan, di mana nasabah kehilangan dana dalam jumlah besar akibat akses ke website palsu yang menyerupai situs resmi BCA. BCA mendorong nasabah untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam bertransaksi online agar tidak terjebak dalam modus penipuan seperti ini.

