Jakarta — Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Rabu (28/1/2026). Pertemuan yang kemudian diunggah melalui akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet pada Kamis (29/1) itu membahas salah satu isu paling mendesak bagi Aceh: pemulihan pascabencana.
Di tengah agenda pemerintahan yang padat, pembicaraan keduanya menyoroti sejauh mana proses pemulihan di Aceh telah berjalan, terutama pada sektor perumahan, anggaran, serta infrastruktur publik yang terdampak. Pemerintah menyebut pembangunan hampir 4.000 unit rumah hunian telah rampung di Aceh, menjadi salah satu indikator bahwa pemulihan mulai bergerak ke tahap yang lebih nyata.
Fokus pada rumah dan infrastruktur
Dalam pertemuan itu, Teddy menjelaskan bahwa pembahasan tidak berhenti pada progres fisik bangunan rumah. Ia dan Muzakir Manaf juga menyinggung rehabilitasi serta rekonstruksi infrastruktur umum yang disebut sudah mulai pulih. Langkah ini penting karena pemulihan pascabencana kerap ditentukan oleh cepat tidaknya layanan dasar kembali normal, mulai dari akses jalan hingga fasilitas publik lainnya.
Selain perumahan dan infrastruktur, pencairan anggaran daerah juga menjadi bagian dari pembahasan. Teddy menyampaikan bahwa anggaran tersebut telah disetujui Presiden Prabowo, sehingga proses pemulihan di daerah diharapkan mendapat dukungan fiskal yang lebih jelas. Bagi Aceh, kepastian anggaran menjadi faktor penentu agar tahapan pemulihan tidak tersendat di tengah jalan.
Koordinasi pusat dan daerah
Kedatangan Muzakir Manaf ke Jakarta dipandang sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh proses pembangunan dan pemulihan di Aceh berjalan lancar. Dalam konteks pascabencana, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar kebijakan tidak berhenti di atas kertas, melainkan benar-benar menjawab kebutuhan warga di lapangan.
Pertemuan ini juga menunjukkan bahwa pemulihan Aceh masih berada dalam perhatian pemerintah pusat. Dari rumah hunian yang hampir 4.000 unit telah dibangun hingga proses rekonstruksi infrastruktur yang mulai pulih, agenda pascabencana di Aceh tampak diarahkan untuk mempercepat kembalinya kehidupan masyarakat ke kondisi yang lebih stabil.
Source link

