Monday, February 16, 2026
HomeEkonomiFranc Swiss Menguat Sementara Safe Haven Lainnya Tertinggal

Franc Swiss Menguat Sementara Safe Haven Lainnya Tertinggal

Franc Swiss menunjukkan performa yang mencuri perhatian pasar global dalam menghadapi reli emas dan perak yang mencetak rekor tertinggi. Franc Swiss dianggap sebagai aset lindung nilai yang diminati oleh investor dunia, terutama dengan kepercayaan terhadap dolar AS dan yen Jepang yang mulai memudar. Hal ini memicu investor untuk beralih dan menginvestasikan mata uangnya ke franc Swiss yang kinclongnya semakin menonjol.

Selama tahun 2026, Franc Swiss melonjak lebih dari 3 persen terhadap dolar AS, dengan nilai tukar dolar AS terjun ke posisi terendah hampir dalam 14,5 tahun. Penguatan franc Swiss terjadi sementara harga emas dan perak juga mencapai rekor tertinggi, sehingga franc Swiss dianggap sejajar dengan kedua logam tersebut sebagai aset riil pelindung nilai.

Keunggulan franc Swiss berasal dari stabilitas politik dan fiskal negaranya, dengan rasio utang pemerintah Swiss yang jauh lebih rendah daripada AS. Selain itu, neraca transaksi berjalan Swiss juga konsisten surplus, memperkuat keyakinan terhadap kestabilan mata uangnya. Analisis dari Bank investasi global, MUFG dan UBS menegaskan bahwa Saat ini, franc Swiss merupakan mata uang yang memiliki daya simpan nilai terkuat di dunia.

Meskipun franc Swiss terus menguat, lonjakan mata uang ini menempatkan bank sentral Swiss dalam dilema. Kelebihan kekuatan mata uang dapat menekan daya saing ekspor dan memicu risiko deflasi, terutama saat inflasi Swiss berada di kisaran nol persen. Namun, para analis memperkirakan bahwa reli franc Swiss belum akan mereda dalam waktu dekat, mengingat ketidakpastian dalam arah kebijakan dolar AS dan risiko geopolitik yang masih tinggi. Perkiraan menunjukkan bahwa franc Swiss diprediksi akan terus ‘otomatis’ terbang dalam waktu yang akan datang.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer