PT Pertamina (Persero) mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai 1 Februari. Untuk wilayah Jabodetabek, harga Pertamax (RON 92) turun menjadi Rp11.800 per liter dari Rp12.350 per liter, sementara Pertamax Green (RON 95) turun menjadi Rp12.450 per liter dari Rp13.150 per liter. Harga Pertamax Turbo (RON 98) juga turun menjadi Rp12.700 per liter dari Rp13.400 per liter. Di samping itu, harga BBM Pertamina Dex Series juga mengalami penurunan, seperti Dexlite (CN 51) seharga Rp13.250 per liter dari Rp13.500 per liter dan Pertamina Dex (CN 53) dari Rp13.600 per liter menjadi Rp13.500 per liter. Sedangkan, BBM penugasan dan subsidi seperti Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter tanpa perubahan. Penyesuaian harga ini dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 yang mengatur tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui SPBU.

