Konflik antara Denada dan putranya, Ressa Rizky, terus menjadi sorotan masyarakat. Namun, polemik ini tidak hanya melibatkan kedua belah pihak, namun juga membawa nama presenter terkenal, Irfan Hakim, ke tengah sorotan warganet. Irfan secara tiba-tiba mendapat kritik dan tuduhan kurang empati, bahkan dianggap sebagai pihak yang memperkuat hubungan keluarga yang penuh masalah.
Merasa tidak dipahami oleh masyarakat, Irfan akhirnya buka suara. Ia menyatakan bahwa kemarahan publik terhadap dirinya berawal dari kesalahpahaman yang disebabkan oleh informasi yang terpotong di media sosial. Banyak netizen yang mengaitkan pernyataannya dengan pengakuan Ressa di podcast Denny Sumargo, seolah-olah ia menyalahkan sang anak. Padahal, wawancara Irfan dengan Hotman Paris yang disorot dilakukan sebelum podcast tersebut viral.
Dalam wawancara itu, Irfan hanya mengajukan pertanyaan hukum mengenai status orang tua terhadap anak, yang pada saat itu menjadi perbincangan publik. Meskipun demikian, Irfan menegaskan bahwa pertanyaannya bukan untuk menyerang siapa pun, melainkan untuk merespons rasa penasaran masyarakat sebelum ada penjelasan resmi dari Denada atau Ressa.
Irfan juga mengungkap fakta yang selama ini ia simpan. Ia mendapatkan cerita pribadi dari pihak Denada yang berbeda dari informasi yang tersebar di masyarakat, namun sebagai figur publik, ia memilih untuk tetap bersikap profesional. Irfan menekankan bahwa baik Denada maupun Ressa memiliki hak yang sama untuk berbicara dan kebenaran akan terungkap saatnya.
Pengakuan ini menjadi ranah pribadi yang hanya bisa dibuka oleh Denada sendiri jika dirasa perlu. Irfan berusaha untuk meluruskan persepsi bahwa Denada tidak bertanggung jawab sebagai seorang ibu, dan mengajak untuk lebih memahami situasi yang sebenarnya.

