Sadali, tokoh yang familiar bagi para penggemar buku karya Pidi Baiq, menjadi pusat perhatian dalam film adaptasi buku Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu. Film yang diproduksi oleh Raam Punjabi ini menampilkan Ajil Ditto sebagai Sadali, seorang pria dari Sumatra Barat yang memutuskan untuk mengejar impian di Yogyakarta. Awalnya, ia hanya ingin mencari kebahagiaan karena ia sudah dijodohkan dengan Arnaza (Hanggini) yang cantik. Namun, takdir mempertemukannya dengan Mera (Adinia Wirasti), seorang wanita yang lebih tua darinya di Kota Gudeg.
Tanpa diduga, benih-benih cinta pun tumbuh di antara Sadali dan Mera, sementara perasaannya terhadap Arnaza semakin memudar. Cerita ini menjadi fokus utama dalam film yang disutradarai oleh Kuntz Agus. Meskipun film ini dirilis pada November 2024, kisah cinta mereka belum berakhir. Oleh karena itu, sekuel berjudul Sadali pun telah dipersiapkan.
Sadali mengisahkan perjalanan pelukis bernama Sadali yang tengah mempersiapkan pameran tunggal. Namun, dalam proses mencari inspirasi, ia terus menderita karena perasaan marah, rindu, dan kegelisahan yang menghantui pikirannya. Lukisan-lukisannya pun mulai dikritik oleh kurator sebagai karya yang “belum selesai”, karena tidak terdapat identitas Sadali dalam tiap goresan, meskipun namanya tertera di bagian bawah lukisan.
Film Sadali kemudian menjadi representasi dari perjuangan seorang seniman untuk mencapai perdamaian dan menyelesaikan konflik masa lalunya. Kesempatan untuk menyelesaikan konflik tersebut muncul ketika Arnaza dan suaminya berkunjung ke Yogyakarta dan singgah di Magelang, Jawa Tengah. Di Magelang, pertemuan antara Sadali, Mera, Arnaza, dan segala perasaan yang belum terselesaikan di antara mereka pun terjadi.

