Pada hari Selasa, 3 Februari 2026, perusahaan teknologi SCash dari Singapura mengumumkan kemitraan strategis dengan PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) untuk memperkuat ekosistem usaha komoditas di Indonesia. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keberlanjutan usaha yang dikelola oleh koperasi, pelaku UMKM, dan ekonomi desa.
SCash akan menyediakan teknologi dan pengembangan ekosistem digital mereka, sedangkan KBI akan berperan sebagai badan usaha milik negara yang bertanggung jawab atas kliring, penjaminan, penyelesaian transaksi, dan tata kelola perdagangan komoditas nasional. Kemitraan ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih baik bagi pelaku usaha kecil, koperasi, dan wirausaha desa terhadap pasar komoditas yang lebih terstruktur, terutama di sektor pertanian dan ekonomi komunitas.
Data pemerintah menunjukkan bahwa sebagian besar unit usaha di Indonesia merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah. Namun, banyak pelaku usaha komoditas di tingkat desa masih menghadapi kendala infrastruktur digital, sistem tata kelola, dan akses pasar formal. Dalam hal ini, SCash berkomitmen untuk menyediakan sistem digital yang efisien dan akuntabel guna mendukung operasional usaha komoditas.
Selain pengembangan sistem digital, SCash juga terlibat dalam program sosial ekonomi seperti EmpowerWomenSentani di Papua, yang bertujuan memperkuat kapasitas pelaku usaha perempuan melalui berbagai pelatihan dan seleksi berbasis komunitas. Kolaborasi dengan KBI juga melibatkan sejumlah mitra lain, seperti PT Kliring Perdagangan Berjangka Indonesia, PT Karya Jasa Internasional, Asosiasi Pengusaha Usaha Desa Indonesia (APUDSI), dan PT Daya Teknologi Nusantara.
Kolaborasi ini juga akan memfokuskan pada penggunaan Sistem Resi Gudang (SRG) untuk mempermudah penyimpanan, pembiayaan, dan perdagangan komoditas petani, serta meningkatkan nilai ekonomi hasil produksi lokal. Diharapkan, melalui kemitraan ini, ekosistem usaha komoditas di Indonesia dapat semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha di tingkat desa.

