Pernah dengar tentang fitur eksklusif yang ditawarkan oleh langganan YouTube Premium? Ya, selain menghilangkan iklan, pengguna bisa menikmati fitur pemutaran latar belakang di Android meskipun sedang menggunakan aplikasi lain atau layar mati. Namun, beberapa trick tertentu bisa memungkinkan pengguna untuk tetap melakukan background playback tanpa perlu berlangganan premium. Namun sayangnya, Google akhirnya menutup celah tersebut.
Pengguna bisa memanfaatkan browser tertentu seperti Samsung Internet, Firefox, Brave, Vivaldi, dan Microsoft Edge untuk menjalankan YouTube di latar belakang. Selain itu, metode lain seperti mode desktop, picture-in-picture, dan add-ons juga sering digunakan. Namun, sejak akhir Januari lalu, Google telah memperketat akses tersebut dan menyatakan bahwa fitur background playback eksklusif untuk pengguna premium saja.
Google semakin ketat dalam menegakkan kebijakan YouTube mereka terhadap pelanggaran, termasuk menutup celah untuk ad-blocks yang ilegal. Meskipun begitu, ini seperti permainan kejar-kejaran antara pengguna dan platform. Satu celah ditutup, muncul celah lainnya. Jadi, apakah Anda akan terus menggunakan trick tersebut atau memilih langganan premium untuk menikmati fitur eksklusif YouTube dengan tenang?

