Julia Prastini, atau yang lebih dikenal dengan nama Jule, baru-baru ini mengungkapkan penyesalannya terkait keputusan dan perbuatannya di masa lalu yang telah memengaruhi kehidupan anak-anaknya. Dalam sebuah pernyataan, Jule dengan jujur mengakui ketakutannya bahwa anak-anaknya kelak akan merasa malu memiliki ibu seperti dirinya. Ia menyampaikan kekhawatiran tersebut terkait dampak dari jejak digital dan pemberitaan masa lalu yang dapat mempengaruhi masa depan ketiga buah hatinya.
Dalam pernyataannya, Jule menunjukkan rasa penyesalan atas perbuatan dan keputusannya di masa lalu. Ia menyadari bahwa apa yang terjadi hari ini bukan hanya menjadi konsumsi publik saat ini, tetapi juga dapat diketahui oleh anak-anaknya ketika mereka dewasa nanti. Penyesalan tersebut menciptakan berbagai respons dari warganet, dengan banyak komentar yang keras dan kritis mengenai keputusan yang dibuat oleh Jule.
Meski sudah berakhir, rumah tangga Jule dengan Na Daehoon masih menjadi sorotan publik. Mantan istri Na Daehoon tersebut berjanji bahwa kasih sayangnya sebagai seorang ibu tidak akan pernah berkurang. Ia menekankan bahwa keberadaannya bagi anak-anak tetap utuh, baik secara emosional maupun dalam menjalankan tanggung jawab sebagai seorang orang tua. Jule juga telah meminta maaf secara terbuka kepada anak-anaknya atas perubahan kondisi keluarga mereka.
Dengan pengakuan terbuka ini, Jule menegaskan bahwa meskipun rumah tangganya telah berakhir, ia akan tetap hadir bagi anak-anaknya dengan penuh kasih sayang dan keprihatinan. Ia berjanji akan terus mendukung pertumbuhan anak-anaknya menjadi pribadi yang baik, sopan, dan bertanggung jawab di masa depan. Melalui kejujuran dan tindakan bertanggung jawab ini, Jule berharap dapat memberikan contoh yang baik bagi ketiga buah hatinya.

