Friday, March 13, 2026
HomeEkonomiToko Emas dan Perak 'Kebanjiran' Logam Mulia: Dampak Harga Ekstrem

Toko Emas dan Perak ‘Kebanjiran’ Logam Mulia: Dampak Harga Ekstrem

Pasar logam mulia mengalami dinamika yang berbeda setelah periode lonjakan dan penurunan harga yang ekstrem. Jika bulan Januari dipenuhi euforia harga, bulan Februari justru terasa seperti fase “pemulihan” yang penuh kehati-hatian. Harga emas sempat mencapai US$5.300 per ons atau sekitar Rp89 juta, sementara harga perak mendekati US$120 per ons atau sekitar Rp2 juta sebelum mengalami koreksi tajam dan mulai stabil. Pergerakan harga yang ekstrim ini berdampak pada toko koin dan logam mulia, di mana mereka menerima lonjakan barang dari masyarakat yang ingin menjual emas dan perak di harga tinggi. Hal ini telah menimbulkan kerusakan di seluruh lini, menurut analis logam mulia HSBC, James Steel, seperti yang dikutip dari Business Insider. Toko koin memainkan peran penting dalam peredaran emas dan perak fisik, tetapi fluktuasi harga yang cepat seperti ini bisa berdampak pada margin keuntungan dan likuiditas bisnis, terutama di tengah situasi di mana kilang-kilang juga mengalami antrean panjang untuk bahan mentah. Beberapa toko mulai membatasi jumlah pembelian dari satu orang per hari untuk menjaga likuiditas, sementara kilang-kilang membatasi pembelian bahan mentah akibat pergerakan harga yang tidak stabil. Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu menjaga kestabilan dan kelancaran bisnis toko koin dan logam mulia di tengah dinamika pasar yang tidak menentu.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer