Perayaan Tahun Baru Imlek selalu menjadi momen yang penuh tradisi dan makna bagi keluarga Asia. Salah satu momen yang dinantikan adalah menerima angpao, yaitu amplop merah berisi uang. Tradisi ini bukan sekadar memberi uang, namun memiliki makna simbolis yang dalam. Angpao dipilih dengan warna merah yang dianggap membawa keberuntungan, kebahagiaan, dan perlindungan dari energi negatif. Selain itu, angka di dalam angpao juga memiliki arti tertentu. Angka genap dianggap membawa hoki, sementara angka empat dihindari karena mirip dengan kata “kematian” dalam bahasa Mandarin.
Sejarah angpao ini berakar dari Tiongkok kuno, dengan akar pada Dinasti Han hingga berkembang pada Dinasti Tang. Tradisi pemberian uang kepada anak-anak pada momen khusus menjadi populer pada Dinasti Song dan Yuan. Perkembangan tradisi ini berlanjut pada Dinasti Ming dan Qing, serta membentuk bentuk angpao seperti yang dikenal saat ini pada awal abad ke-20. Dalam budaya Tiongkok, angpao dianggap mampu mengusir roh jahat dan membawa perlindungan bagi penerimanya. Tradisi ini tetap bertahan hingga saat ini, menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Tahun Baru Imlek.

