Warga di sekitar Jalan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan mengalami gangguan kebisingan yang luar biasa akibat lapangan padel yang bersebelahan dengan rumah mereka. Suara dentuman bola dan teriakan pemain mengganggu aktivitas sehari-hari mereka, mulai dari ibadah, bekerja, hingga menyusun skripsi. Keluhan ini disampaikan oleh Naufal Arsyad dan Idham Rahmanarto, yang tinggal tepat di samping lapangan tersebut. Suara bising tersebut tidak hanya mengganggu ketenangan keluarga mereka, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup. Ibunda Naufal bahkan mengalami penurunan kesehatan akibat stres yang ditimbulkan oleh kebisingan tersebut.
Idham juga merasa takut dan tidak leluasa beraktivitas di rumahnya sendiri karena suara bising yang terus menerus. Mereka menyayangkan tidak adanya sosialisasi sebelum lapangan padel tersebut didirikan dan tidak mendapatkan persetujuan lingkungan dari pihak RT maupun RW setempat. Meski sudah melayangkan puluhan laporan dan mengadakan mediasi dengan pengelola lapangan, kebisingan tersebut belum terselesaikan.
Warga berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas untuk mengatasi masalah ini. Mereka berencana melakukan pertemuan dengan pihak terkait untuk membawa situasi kembali seperti semula sebelum lapangan tersebut ada. Meskipun lapangan tampak sepi ketika dikunjungi, warga tetap ingin memastikan bahwa masalah kebisingan ini tidak diabaikan oleh pihak terkait.

