Thursday, April 16, 2026
HomeEkonomiImpor 105.000 Mobil untuk Kopdes Merah Putih: Ancaman Bagi Industri Otomotif

Impor 105.000 Mobil untuk Kopdes Merah Putih: Ancaman Bagi Industri Otomotif

IMBAU PRESIDEN BATALKAN IMPOR 105.000 MOBIL UNTUK KOPDES MERAH PUTIH

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengimbau Presiden Prabowo Subianto untuk membatalkan rencana impor 105.000 kendaraan niaga senilai Rp 24,66 triliun dari India guna mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Impor mobil dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) dinilai dapat mematikan industri otomotif dalam negeri, tidak membantu perekonomian, dan bertentangan dengan program industrialisasi pemerintah. Industri otomotif nasional menegaskan kesiapan untuk menyediakan mobil pikap yang dibutuhkan KDKMP.

Wakil Ketua Umum Kadin (WKU) Bidang Industri, Saleh Husin, menyarankan Presiden untuk membatalkan rencana tersebut setelah menerima pandangan dari pelaku industri otomotif. Mantan menteri perindustrian, Rachmat Gobel, juga menegaskan bahwa perusahaan otomotif dalam negeri siap memenuhi kebutuhan KDKMP. Hal tersebut sejalan dengan komitmen Presiden untuk pertumbuhan ekonomi 8 persen dengan mendukung industri dalam negeri.

Impor pikap dari India dapat mengancam industri otomotif nasional karena dapat memengaruhi industri komponen otomotif lokal. Keberlanjutan produksi mobil di dalam negeri terancam jika impor mobil dalam bentuk CBU terus dilakukan. Presiden Prabowo menekankan pentingnya hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong perkembangan ekonomi. Selama ini, Indonesia aktif dalam mengundang investasi asing untuk industri otomotif, sehingga regulasi yang baik diperlukan untuk melindungi industri dalam negeri.

Mengimpor mobil CBU dianggap sebagai tindakan yang dapat merugikan industri otomotif yang sedang berkembang di dalam negeri. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk mempertimbangkan ulang rencana impor kendaraan niaga tersebut demi menjaga keberlangsungan industri otomotif nasional.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer