Final FA Cup 2025 yang mempertemukan Manchester City dan Crystal Palace di Wembley Stadium pada 17 Mei 2025 memunculkan kejutan besar. Crystal Palace, tidak diunggulkan, berhasil mengalahkan juara bertahan Manchester City dengan skor tipis 1-0, memastikan trofi FA Cup musim 2024-2025 menjadi milik mereka. Kemenangan ini juga menjadi raihan trofi mayor pertama dalam sejarah klub The Eagles.
Kekalahan ini merupakan pukulan telak bagi Manchester City, mengakhiri musim 2024-2025 tanpa trofi mayor. Di sisi lain, kemenangan Crystal Palace menyegarkan dengan momen bersejarah yang dinantikan para penggemar dan klub. Pertandingan berlangsung intens, dengan Crystal Palace mencetak gol cepat melalui Eberechi Eze di menit ke-16 melalui serangan balik cepat yang berhasil memanfaatkan kesempatan.
Meskipun Manchester City mendominasi penguasaan bola sebesar 77%, mereka kesulitan menembus pertahanan rapat Crystal Palace. Selain penalty yang gagal dieksekusi dan kontroversi VAR, City juga gagal memanfaatkan peluang di depan gawang, menyebabkan kekalahan mereka. Manajer Oliver Glasner memimpin Crystal Palace dengan taktik bertahan solid dan disiplin yang berhasil meredam serangan City.
Performa individu gemilang dari Dean Henderson dan Eberechi Eze turut berkontribusi pada kemenangan Crystal Palace. Kekecewaan mendalam bagi Manchester City, yang harus mengakhiri musim tanpa trofi, menimbulkan pertanyaan mengenai performa tim. Kemenangan Palace atas City tidak hanya sebuah kejutan, tetapi juga menjadi catatan sejarah yang tak terlupakan dalam sepak bola Inggris.

