Pemerintah Indonesia mengumumkan rencana pemberian diskon tarif tol sebesar 30 persen yang akan dimulai H-9 menjelang Lebaran tahun 2026 sebagai bagian dari stimulus ekonomi untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa diskon ini berlaku untuk semua ruas jalan tol seperti pada Lebaran tahun sebelumnya. Diskon tarif tol sebesar 30 persen ini diharapkan dapat mengurai kepadatan arus lalu lintas menjelang arus mudik Lebaran. Rencana stimulus ekonomi juga mencakup diskon tiket transportasi dan bantuan sosial senilai Rp12,83 triliun untuk kuartal pertama tahun 2026. Pemerintah mengalokasikan sekitar Rp200 miliar untuk diskon transportasi dan Rp12 triliun untuk bantuan sosial. Stimulus tersebut akan berlangsung dari Februari hingga Maret 2026. Semua ini dilakukan dengan harapan agar arus mudik bisa berjalan lebih lancar dan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan lebih nyaman.

