Pemerintah memberikan insentif pajak hingga 300 persen untuk mendukung riset dan pengembangan teknologi semikonduktor di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan bahwa insentif tersebut berupa pengurangan pajak bagi perusahaan yang bekerjasama dengan perguruan tinggi dalam riset dan pengembangan teknologi semikonduktor. Hal ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara sektor industri dan institusi pendidikan tinggi guna memperkuat ekosistem industri semikonduktor.
Airlangga juga menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam persiapan sumber daya manusia dan riset yang mendukung kebutuhan industri. Pemerintah mendorong Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk memperkuat kerja sama antara perusahaan dan universitas dalam kegiatan riset serta memanfaatkan fasilitas insentif pajak secara optimal. Selain itu, pemerintah juga menargetkan penguatan talenta semikonduktor nasional dengan melibatkan insinyur dalam mempelajari teknologi desain chip melalui kerja sama antara Danantara dan Arm Limited.
Kemitraan ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kapasitas dan kemandirian nasional dalam pengembangan teknologi semikonduktor. Arm Limited sendiri dikenal sebagai salah satu perusahaan yang mendominasi pasar semikonduktor global, terutama dalam desain chip untuk pusat data, kecerdasan buatan, dan sektor otomotif. Upaya pemerintah ini diharapkan dapat memperkuat industri semikonduktor di Indonesia dan membantu menciptakan ekosistem digital yang inovatif.

