Monday, April 13, 2026
HomeEkonomiHarga Minyak Turun Setelah IEA Gelontorkan Cadangan

Harga Minyak Turun Setelah IEA Gelontorkan Cadangan

Harga minyak dunia turun dalam perdagangan Asia pada Rabu, 11 Maret 2026, setelah International Energy Agency (IEA) mengumumkan rencananya untuk melepas cadangan minyak terbesar dalam sejarah. Harga minyak Brent dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun sekitar 1 persen dan 0,5 persen masing-masing. Pasar minyak mengalami volatilitas setelah laporan IEA ini, namun akhirnya menunjukkan tren penurunan yang lebih stabil.

IEA mengusulkan pelepasan cadangan minyak besar sebagai respons terhadap gejolak pasar akibat perang Iran. Langkah ini dijadwalkan untuk dibahas dalam pertemuan anggota IEA. Pelepasan cadangan diperkirakan akan melampaui rekor sebelumnya, yang terjadi saat awal pecahnya perang Rusia-Ukraina pada 2022.

Pada 2022, negara-negara anggota IEA pernah melepas cadangan strategis minyak mereka untuk mengurangi dampak gangguan pasokan akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Selat Hormuz adalah rute energi penting yang mengalirkan sekitar 20 persen pasokan minyak global. Gangguan Iran terhadap kapal-kapal di selat tersebut dan penempatan ranjau laut meningkatkan risiko bagi pasokan minyak global.

Kekhawatiran akan gangguan pasokan telah membuat harga minyak naik mendekati US$120 per barel, namun kabar tentang langkah-langkah tambahan untuk menambah pasokan membuat harga minyak kembali stabil. Situasi di Selat Hormuz tetap menjadi fokus utama pasar energi global, terutama bagi negara-negara Asia yang sangat bergantung pada jalur tersebut.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer